Read more: http://bloggy-tutorial.blogspot.com/2013/01/cara-membuat-meta-keyword-di-blogspot.html#ixzz2S903Id9x Under Creative Commons License: Attribution
Showing posts with label bimbingan konseling. Show all posts
Showing posts with label bimbingan konseling. Show all posts

Saturday, October 22, 2016

agar siswa tidak menjadi korban bullying

salam sejahtera buat kita semua..


sekolah merupakan lingkungan kedua seorang anak setelah keluarga. karena setiap hari seorang anak banyak menghabiskan waktunya di sekolah. mulai jam 06.30 sampai dengan jam 14.30 bahkan ada yang sampai sore hari. selain mengasah intelektual di sekolah anak diharapkan bisa belajar bersosialisasi, mandiri dan menghadapi tantangan serta tantangan. ketika anak bersosialisasi tidak jarang mendapatkan tantangan-tantangan tertentu, semisal ejekan, dimusuhi, dikucilkan, dan lain sebagainya. tantangn-tantangan tersebuat sering disebut perilaku bullying.

apa itu bullying..?

pada dasarnya perilaku bullying didasari pada perbedaan antara yang kuat dengan yang lemah. biasanya seseorang yang merasa kuat akan melakukan tindakan agresi dengan mengintimidasi berupa ancaman, tidakan kekerasan, melecehkan atau paksaan secara berulang-ulang. biasanya orang dijadikan korban bullying karena terdapat perbedaan ras, gender, fisik, agama atau kemampuan yang berbeda dengan orang lain. padahal kita harusnya memahami bahwa adanya perbedaan agar manusia bisa saling mengenal dan saling tolong-menolong.

perilaku bullying yang terjadi di sekolah biasanya dilakukan dengan cara melakukan ejekan secara terus menerus, melakukan penilaian yang buruk pada targetnya sehingga diketahui oleh teman-teman yang lain, melakukan intimidasi atau mengancam, serta membuat seseornag tidak nyaman berada di kelasnya.

dari pengertian tersebut dapat dipahami bullying adalah perilaku mengintimidasi berupa tindakan kekerasan, ancaman, pelecehan dan atau paksaan secara berulang-ulang yang dilakukan oleh pihak yang kuat atau dominan yang didasari atas perbedaan baik ras, agama, gender, fisik, atau kemampuan. 


mengapa anak melakukan bullying

seorang anak melakukan bulyying karena memiliki rasa ketikpuasan terhadap dirinya atau lingkungannya. biasanya orang seperti ini ingin mencari perhatian dari teman sebaya, orang tua mereka atau juga karena dia merasa penting dan merasa dominan dibandingkan dengan temannya.  selain itu biasanya orang seperti ini juga melakukan bullying agar mendapatkan pengakuan dari orang lain, bahwa ia lebih unggul dibandingkan dengan orang lain.

perilaku bullying tidak muncul begitu saja, biasanya bullying itu dipelajari dari berbagai pengaruh buruk dari media televisi, game, lingkungan tempat tinggal bahkan juga lingkungan keluarga. karena khususnya pada anak-anak perilaku bullying muncul karena meniru perilaku orang dewasa.

perilaku bullying juga bisa terjadi karena seorang anak memiliki masalah dan berusaha menyalurkan amarah mereka pada orang lain. dalam hal ini bisa jadi pelaku bullying sebelumnya juga pernah menjadi korban bullying, sehingga ketika dia sudah merasa memiliki kelebihan dia bisa melakukan hal yang sama pada orang lain yang lebih lemah pada dia.

bahkan tidak jarang orang melakukan bullying karena secara tidak sadar dia sering iseng terhadap teman. karena ini terus menerus dilakukan maka akan tertanam di dalam kepribadian. sehingga dia tidak menyadari bahwa dia telah melakukan bullying.

selain itu perilaku bullying juga terjadi karena ketidak tahuan seorang anak tidak tahu dampak buruk yang dia lakukan, baik terhadap korbannya maupun terhadap dirinya. karena kita tahu bahwa dampak bullying ini tidak hanya dirasakan saat ini saja tapi bisa jadi berdampak negatif pada masa depan korban dan pelaku itu sendiri.

bahaya bullying

perlu dipahami bahwa dampak perilaku bullying tidak hanya dirasakan oleh korban saja, tetapi sebenarnya hal yang negatif sebenarnya juga dirasakan oleh pelaku, orang yang menyaksikan, maupunterhadap sekolah. selain itu perlu diketahui juga bahwa efek dari bullying sebenarnya memiliki efek jangka panjang pada korban dan si pelaku itu sendiri.

berikut ini adalah beberapa contoh dampak yang dialami korban, pelaku, orang yang menyaksikan serta sekolah bila terjadi bullying di sekolah.

berikut dampak yang akan dialami oleh korban bullying
  • sulit konsentrasi ketika mengikuti pelajaran atau kegiatan sekolah, karena ada perasaan tidak nyaman, khawatir dan takut berlebihan
  • prestasi akademik akan menurun karena minat untuk sekolah juga menurun
  • suka membuat alasan untuk membolos sekolah
  • menjadi kurang menghargai dan membenci diri sendiri, karena orang lain melihat kekurangan dia, dan kekurangan dia dinilai aib pribadi bagi orang lain
  • terlihat gelisah, lesu atau tidak bersemangat dan merasa putus asa dia merasa tidak berguna dan tidak menarik bagi orang lain
  • korban biasanya akan menjauhkan diri dari aktivitas yang sebelumnya dia lakukan di kelas atau di sekolah, serta cenderung menyendiri dan menarik diri dari teman-temannya. karena dia takut dijadikan korban bullying
  • merasa depresi dan stress. apabila terjadi berlebihan akan menjadi gangguan yang serius yang mempengaruhi kondisi psikologis dan fisik terutama kesehatannya
  • menghambat perkembangan diri, hal ini akan sangat berpengaruh bagi masa depannya.

dampak bagi pelaku bullying
  • prestasi akademiknya kurang, karena dia tidak bisa konsentrasi terhadap pelajaran. orang yang sering melakukan bullying akan berfikir tentang kepuasan diri tanpa memikirkan kebutuhan perkembangan dia
  • dia akan merasakan suasana yang negatif ketika berada di sekolah. sekolah bagi dia adalah tempat untuk bermain, tempat untuk memuaskan diri dengan cara-cara yang dia mau. tanpa memperdulikan tujuan sekolah dan norma-norma yang ada di sekolah
  • dia akan cenderung suka melanggar tata tertib sekolah, suka berbohong dan suka menyembunyikan kekurang dia agar tidak diketahui oleh orang lain. karena dia takut popularitas dan pengaruh dia akan hilang
  • kebanyakan siswa yang pada usia sekolah sering melakukan bullying, ketika dewasa akan suka melakukan tindakan kriminal. hal ini disebabkan karena dia terbiasa tidak memiliki perasaan bersalah dan terbiasa tidak merasa bahwa tindakannya merugikan orang lain
  • ketika bekerja dia akan sulit beradaptasi dan mengikuti aturan-aturan dalam pekerjaan itu, karena dia terbiasa mengontrol orang lain. selain itu dia juga tidak akan tahan bekerja dibawah tekanan, karena dia terbiasa melakukan hal-hal semau dia sendiri. pada akhirnya dia tidak akan mendapatkan pekerjaan yang baik, atau bahkan dipecat dalam pekerjaannya.


dampak bagi siswa yang sering menyaksikan bullying
  • merasa khawatir dan takut menjadi korban bullying juga. hal ini menyebabkan konsentrasi belajar terganggu karena dia merasa tidak tenang berada di sekolah
  • siswa yang sering melihat bullying di sekitarnya cenderung berpartisipasi melakukan bullying daripada ikut membantu korban. hal ini tentunya sangat buruk karena akan menciptakan pelaku yang lain

Dampak bagi sekolah
  • sekolah dirasakan menjadi tidak nyaman dan tidak aman bagi siswa
  • kegiatan belajar mengajar terganggu, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam belajar
  • jika sering terjadi dan dibiarkan saja tentu saja kepercayaan siswa terhadap guru dan sekolah menjadi berkurang, yang berakibat nama baik sekolah menjadi jelek.



mengapa kita menjadi korban bullying

bullying sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja, tidak kecuali orang yang terlihat sangat populer sekalipun. Karena pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna dan tidak pernah berbuat kesalahan. Tetapi pada kejadian yang umum, kasus bullying terjadi pada orang-orang yang memiliki perbedaan yang mencolok dibandingkan orang lain. atau orang yang melakukan kesalahan fatal yang dirasakan itu merupakan aib bagi lingkungannya.

Secara khusus orang-orang yang dijadikan korban bullying adalah:
  • anak yang tidak memiliki teman, atau yang selalu menyendiri
  • anak yang memiliki perbedaan. perbedaan ini bisa karena gender, fisik, ras, bahkan karena dia memiliki keterbatasan baik fisik maupun mentalnya
  • orang yang terlihat minder dan tidak banyak berkomunikasi. Orang yang yang minder dan tidak banyak berkomunikasi cenderung tidak mampu melakukan perlawanan ketika diejek atau diusili oleh temannya. karena sering terjadi demikian, biasanya secara tidak sadar kawannya akan menjadikan dia sebagai bahan olok-olokan
  • siswa yang tidak memiliki rasa percaya diri. orang yang tidak memiliki rasa percaya diri biasanya terlihat cupu dan kaku. dia tidak bisa berkomunikasi dengan baik dengan temannya, cenderung diam dan menyendiri. anak yang demikian akan menjadi sasaran yang empuk bagi pelaku bullying.


apa yang aku lakukan ketika dibully
  • berusaha untuk tetap tenang dan jangan membalas ketika pembully sedang tidak terkontrlol. karena perlawanan justru akan semakin memperburuk keadaan
  • beri tanggapan yang tak terduga bisa berupa kata-kata yang lembut, atau bisa juga dialihkan dengan menggunakan humor
  • berusahalah untuk menunjukkan sikap asa percaya diri yang tinggi. Jangan terlihat grogi atau emosi, karena justru ini akan dijadikan pembully semakin menghancurkan kamu
  • pergi dari situ tetapi jangan menunjukkan sikap marah atau kecewa. tunjukkan sikap yang menunjukkan kedewasaan, semisal pamit sebelum pergi. walaupun sebenarnya sudah pasti hati kita marah atau kecewa. tetapi ini justru akan menjadikan bully tidak berulang kembali kepadamu
  • beritahu pada orang yang bisa memperbaiki keadaan, jangan beritahu pada orang yang akan memperburuk keadaan


cara menghindari agar kita tidak menjadi korban bullying

meningkatkan rasa percaya diri. orang yang percaya diri sangat jarang menjadi korban bullying, karena orang yang percaya diri selalu menunjukkan sikap dan perilaku yang positif serta menyenangkan bagi orang lain. dia selalu menarik bagi orang lain, dan orang yang percaya diri selalu bisa melihat orang lain dengan sudut pandang yang baik

menilai diri apa adanya, berfikir positif, realistis dengan keadaan yang ada serta menghargai diri sendiri. kita perlu tahu bahwa apa yang kita punya adalah anugrah dari tuhan. kita musti tau bahwa setiap manusia punya kelebihan. kita hanya perlu melihat kelebihan kita tanpa perlu menyesali bahwa kita memiliki kekurangan yang mungkin merasa tabu bagi kita. kembangkan kelebihan kita agar menjadi sesuatu yang dapat kita banggakan, terlebih lagi akan lebih baik apabila kelebihan kita itu bisa membuat orang lain senang.

jangan sombong dengan kelebihan kita. kita harus memahami bahwa setiap orang pasti punya kekurangan, apabila kita sombong terhadap orang lain akan kelebihan kita. para pelaku bullying akan mudah menunjukkan kekurangan dan kesalahan kita sebagai bahan melakukan bullying.

harus menyadari bahwa perilaku bullying adalah perilaku yang tidak perlu diladeni, dan berusahalah untuk menjauh tetapi tidak melarikan diri. artinya kita harus menunjukkan sikap bahwa perilaku tersebut tidak berpengaruh dan merubah apapun bagi kita. menjawab dengan bijaksana akan menjadi solusi terbaik mengalami bullying.

menjalin hubungan dengan banyak teman, dan jangan memilih-milih teman. dengan memilih-milih teman berarti kita telah mengkategorikan orang lain. keadaan ini justru akan membuat posisi kita semakin lemah, dan posisi yang lemah akan cenderung menjadi target bullying.

jangan menjadi pribadi yang mudah tersinggung. karena bullying pada awalnya karena korban mudah tersinggung dan mempermasalahkan dengan hal-hal kecil lalu akan berkembang ke perilau bullying.

baca juga..:
1. tips meningkatkan kepercayaan diri

Thursday, September 29, 2016

tata tertib sekolah dan penanganannya

salam sejahtera bagi kita semua...

penangan tata tertib sekolah memang mutlak harus dikakukan untuk menjamin kelancaran kegiatan belajar dan mengajar serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan. namun tidak jarang pelaksanaan tata tertib sekolah menimbulkan permasalahan yang panjang. contohnya kasus-kasus guru yang dipidanakan leh orang tua siswa, merupakan contoh penanganan tata tertib yang menimbulkan masalah yang panjang.

bagaimana tips yang harus dilakukan agar hal tersebut tidak terjadi..

  • sebaiknya tata tertib dibuat melalui forum rapat dewan guru, lebih baik lagi kalau memungkinkan melibatkan komite sekolah. tujuannya agar semua dewan guru memahami dan ikut merasa bertanggung jawab terhadap penangan tata tertib sekolah.
  • kedua, tata tertib dibuat berdasarkan visi dan misi sekolah, serta sasaran mutu sekolah agar sejalan dengan tujuan sekolah.
  • ketiga, tata tertib disesuaikan dengan kondisi siswa, baik kemampuan intelektual, sosial, ekonomi, serta budaya masyarakat. perlu hati-hati untuk sekolah umum (non agama) tidak boleh membuat peraturan yang tendensius karena itu melanggar undang-undang.
  • sekecil bentuk hukuman harus dibuat secara tertulis, misal, apabila siswa terlambat 10 menit akan mendapat sanksi menyapu halaman. apalagi sanksi yang berupa hukuman fisik semisal, lari lapangan, push up alangkah baiknya untuk dihindari, seandainya memang sangat perlu harus ditulis di dalam tata tertib.
  • setelah memiliki sebaiknya disosialisasikan kepada orang tua dan calon peserta didik ketika akan masuk ke sekolah kita. 
  • orang tua dan siswa diminta untuk membuat surat pernyataan akan mematuhi peraturan dan tidak akan menuntut secara hukum atas penanganan tata tertib di sekolah selama sesuai dengan isis tata tertib sekolah. dan apabila memungkinkan bermaterai, serta diarsib secara benar selama siswa masih menjadi siswa sekolah kita. dengan maksud apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita dapat menunjukkan tata tertib tersebut.
  • setiap perubahan tata tertib harus melalui forum rapat dan disosialisasikan kepada orang tua serta siswa.
  • menegakkan sanksi pelanggaran harus sesuai dengan isi tata tertib, dan tidak dibenarkan berinisiatif memberi sanksi diluar tata tertib. karena rawan dituntut secara hukum. selain itu apabila dalam penanganan tidak sesuai, maka kredibilitas serta tata tertib akan dipandang sebelah mata oleh siswa. contohnya, ditempat saya apabila siswa membawa HP disita selama satu bulan, maka dengan alasan apapun saya tetap tidak akan saya kembalikan sebelum satu bulan, bahkan anak guru disekolah saya sendiri. 
mungkin hal tersebut dapat dijadikan masukan.. berikut ini akan saya berikan contoh tata tertib, akumulasi skor poin pelanggaran, dan surat perjanjian orang tua dan siswa untuk mentaati tata tertib.
  1. contoh tata tertib sekolah
  2. contoh skor poin dan sanksi pelanggaran
  3. contoh format catatan pelanggaran tata tertib
  4. contoh surat perjanjian orang tua dan siswa untuk mentaati tata tertib sekolah
baca juga :

HAK DAN KEWAJIBAN SISWA DI SEKOLAH

semoga bermanfaat.. 
tolong share atau klik icon G+ apabila menurut anda postingan ini baik dan bermanfaat agar orang lain bisa ikut membacanya.. terimakasih..

Tuesday, September 27, 2016

hak dan kewajiban siswa di sekolah

salam sejahtera bagi kita semua..

sebagai manusia yang berbudi luhur dan berakal, kita pasti dihadapkan pada hak dan kewajiban kita sebagai bagian dari suatu komunitas atau kelompok tertentu. sebagai makhluk sosial kita tidak bisa hidup sendiri dan memenuhi setiap kebutuhan hidup kita sendiri, karena kita pasti membutuhkan campur tangan dan bantuan orang lain. Tidak jarang dalam kelompok tertentu memiliki aturan-aturan yang harus ditaati oleh setiap anggotanya. aturan-aturan itu barang tentu tidak dibuat tanpa maksud dan tujuan untuk menjaga eksistensi kelompok tersebut.

hak dalam kamus besar bahasa indonesia berarti "Benar", menurut istilah hak adalah sesuatu yang benar-benar menjadi milik seseorang. contohnya, dalam UUD 45 pasal 29 setiap warga negara berhak memeluk agama sesuai yang dia yakini. contoh lain adalah setiap warha negara berhak memperoleh pendidikan dan mendapatkan pengajaran. lalu apa itu kewajiban.

kewajiban berasal dari kata wajib yang berarti harus. jadi kewajiban adalah sesuatu hal yang harus dipenuhi atau dilaksanakan oleh seseorang. kewajiban ini dibuat guna mencapai tujuan tertentu. semisal sebagai makhluk hidup kita wajib untuk makan, karena makan akan memeberikan energi dan menjaga stabilitas tubuh kita. apabila tidak makan maka kita akan sakit bahkan mati. 

dari pengertian diatas dapat kita simpulkan bahwa seseorang agar mendapatkan haknya, maka harus melaksanakan kewajibannya terlebih dahulu. dicontohkan diatas, kita berhak untuk sehat, namun agar menjadi sehat salah satunya kita wajib untuk makan. dari pengertian itu juga dapat diambil pemahaman, bahwa seseorang yang tidak melaksanakan kewajiban pasti akan mendapatkan ganjaran atau hukuman. 

lalu apa hak dan kewajiban seorang pelajar di sekolah.

sebagai seorang pelajar atau siswa di sekolah, tentu memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh siswa. hak siswa dalam hal ini adalah hal-hal yang akan didapatkan di dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. sedangkan kewajiban siswa dalam hal ini adalah segala hal yang harus dilaksanakan atau dipenuhi oleh siswa dalam kegiatan belajar mengajar, agar mampu mencapai tujuan pembelajaran dengan baik dan lancar.

berikut ini contoh hak seorang pelajar di sekolah:

  • berhak mengikuti pendidikan yang baik sesuai dengan program pendidikan yang berlaku.
  • berhak mendapatkan pengajaran sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya.
  • berhak menggunakan semua fasilitas yang ada di sekolah sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.
  • berhak mendapatkan beasiswa bagi siswa yang berprestasi yang orang tuanya tidak mampu.
  • berhak mendapatkan bimbingan guru dalam mengembangkan dirinya.
  • berhak mengikuti kegiatan evaluasi pada akhir semester atau berhak mendapatkan penilaian hasil belajar.
  • berhak mendapatkan pelayanan khusus bagi penyandang cacat.
  • berhak mendapatkan pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh pengajar yang seagama.
  • pindah ke program pendidikan pada jalur dan satuan pendidikan lain yang setara.
berikut ini adalah contoh kewajiban yang harus dipenuhi siswa di sekolah:

  • menjaga norma-norma pendidikan untuk menjamin keberlangsungan proses dan keberhasilan pendidikan.
  • ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan, kecuali bagi peserta didik yang dibebaskan dari kewajiban tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  • mentaati tata tertib sekolah.
  • menghormati guru sebagai seorang pendidik.
  • menjaga dan memelihara sarana prasarana atau fasilitas sekolah.
beberapa hal diatas adalah beberapa contoh hak dan kewajiban siswa di sekolah. mengapa hak dan kewajiban siswa itu harus dipenuhi. hal tersebut karena demi tercapainya tujuan pendidikan serta lancarnya proses kegiatan belajar dan mengajar yang ada di suatu satuan pendidikan atau sekolah.

sedikit saja tulisan ini, semoga bermanfaat.. mohon tuliskan saran dan kritik di kolom komentar untuk kemajuan saya dalam menulis, serta bahan evaluasi saya dalam mengembangkan diri. salam sejahtera dan terimakasih..




Monday, September 26, 2016

BERIMAN DAN BERTAKWA KEPADA TUHAN BAGI SISWA

Secara hukum Indonesia sebagai negara menjamin kebebasan setiap warga negaranya untuk memeluk suatu agama, hal tersebut tercantum pada pasal 29 UUD 1945, yang menegaskan bahwa :
  1. Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing dan untuk beribadah menurut kepercayaannya itu.


Dari kedua ayat tersebut jelas bahwa setiap Warga Negara Indonesia wajib memeluk suatu agama yang ia yakini, jadi Negara tidak membenarkan Warga Negaranya untuk tidak memiliki agama dan keyakinan atau yang sering disebut dengan istilah “Atheis”. Selain itu dapat dimaknai juga bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. hal tersebut dipertegas dalam kalimat pembukaan UUD 45, yang berbunyi “atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dirongkan oleh keinginan luhur....” menjadi bukti bahwa untuk menjamin kehidupan yang baik dalam berbangsa dan bernegara setiap aspek kehidupan harus berdasarkan nilai keimanan dan ketakwaan.

Bangsa Indonesia yakin bahwa setiap ajaran agama menjamin kehidupan dan perilaku yang baik bagi setiap umatnya. Karena setiap agama selalu mengajarkan keimanan dan ketakwaan pada setiap umatnya. Keimanan sendiri dapat diartikan sebagai kepercayaan secara penuh kepada Tuhan Yang Maha Esa. sedangkan menurut istilah membenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan (perbuatan) setiap ajaran agama.

Sedangkan kata takwa berasal dari bahasa arab yang berarti: hati-hati, takut, atau rasa malu untuk melaksanakan perbuatan yang dilarang tuhan. Itu berarti seseorang yang bertakwa akan selalu melaksanakan perintah Tuhan dan berusaha untuk menjauhi setiap hal yang dilarang Tuhan. Dengan bertakwa orang akan selalu berhati-hati dalam setiap ucapan dan melakukan perbuatan dalam kehidupannya, hal tersebut dikarenakan rasa keyakinan kepada kebenaran ajaran Tuhan yang ia yakini.

Tidak ada agama samawi di Dunia ini yang membenarkan untuk merugikan orang lain dalam berbagai bentuk perkataan dan perbuatan. Justru semua agama didunia ini mengajarkan kedamaian dan menjanjikan keselamatan bagi setiap umat yang taat kepada ajaran kebaikan yang diajarkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Apa bedanya keimanan dan ketakwaan..? keimanan pada hakekatnya adalah keyakinan, jadi tidak dapat dilihat bahkan dirasakan orang lain kecuali dirinya sendiri. Sedangkan ketakwaan adalah aplikasi dari tingkat keimanan seseorang yang salah satunya ditunjukkan oleh sikap kepatuhan dan perilaku dalam beribadah dan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh sikap dan perilaku orang yang bertakwa dalam kehidupan sehari-hari adalah:
  1.  Sikap orang yang menahan amarah.
  2. Sikap tidak sombong dan suka membantu orang lain yang sedang kesusahan.
  3. Suka memaafkan dan tidak pendendam.
  4. Cepat menyadari kesalahan dan berusaha untuk memperbaikinya.
  5. Sikap menghormati orang lain, dan lain sebagainya.

Mengapa keimanan dan ketakwaan itu sangat penting bagi manusia..? jawabannya adalah, karena manusia dan Tuhan harus selalu dekat. Jika hubungan manusia dan tuhan baik, maka sudah pasti hubungan manusia dengan manusia akan baik pula. Begitu juga sebaliknya, jika hubungan manusia dan tuhan tidak baik, maka akan tidak baik pula hubungan manusia dengan manusia.

Sebagai seorang pelajar tentunya keimanan dan ketakwaan sangat penting guna menunjang upaya meningkatkan prestasi dan perkembangan pribadi. Bagaimana bisa demikian demikian...?

Tentu saja bisa karena Tuhan memerintahkan setiap umatnya untuk bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, berbuat kebaikan, tidak merugikan diri sendiri dan orang lain, serta mentaati setiap aturan yang bertujuan untuk kebaikan. Sekolah diciptakan untuk membentuk pribadi yang mantap dari segi mental, intelektual, dan sepiritual. Maka disetiap sekolah pasti memiliki aturan-aturan yang diciptakan untuk mencapai tujuan dalam membentuk pribadi siswa yang mantap tersebut. Dan agama apapun tentu tidak membenarkan setiap umatnya untuk melanggar aturan di dunia yang bertujuan untuk kebaikan umat-Nya.

Berikut ini adalah berbagai contoh sikap dan perilaku siswa yang bertakwa dalam lingkungan sekolah : 
  1. Menghormati guru karena guru merupakan orang yang lebih tua serta seorang pendidik yangdiharapkan bisa membantu siswa dalam mengembangkan diri. 
  2. Menghormati teman dan tidak bersikap sombong apabila diberikan kelebihan. Setiap siswa harus menyadari bahwa setiap orang tidak diciptakan sama dan setiap orang harus menghargainya.
  3. Berusaha untuk tidak melanggar tata tertib sekolah, karena tata tertib sekolah diciptakan sebagai rambu-rambu untuk membentuk perilaku siswa yang baik. Sehingga diharapkan akan terbiasa untuk berbuat baik pula dalam kehidupan sehari-hari. 
  4. Jujur, tidak suka berbohong dan tidak suka mengingkari janji.
  5. Memelihara kebersihan dan kesehatan, dalam hal ini termasuk juga memelihara lingkungan sekolah misal dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena diyakini bahwa menjaga kebersihan merupakan sebagian dari iman. 
  6. Memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar (menuntut ilmu), karena belajar merupakan salah satu kewajiban agama baik belajar bidang agama maupun bidang umum.





Wednesday, May 1, 2013

Instrumen Alat Ungkap Masalah (AUM) untuk SMP

Salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang guru bimbingan dan konseling (konselor) adalah memahami konseli secara mendalam, termasuk didalamnya adalah memahami kemungkinan-kemungkinan masalah yang dihadapi konseli. Melalui pemahaman yang adekuat tentang masalah-masalah yang dihadapi konseli, seorang konselor selanjutnya dapat menentukan program layanan bimbingan dan konseling, baik yang bersifat preventif, pengembangan maupun kuratif, sehingga pada gilirannya diharapkan upaya pemberian layanan dapat berjalan lebih efektifTentunya banyak cara untuk memahami masalah-masalah yang dihadapi oleh konseli dan salah satunya dapat dilakukan melalui penggunaan Alat Ungkap Masalah atau biasa disebut AUM.

AUM merupakan instrumen yang dapat dipergunakan untuk memahami atau memperkirakan masalah yang kemungkinan dihadapi oleh siswa didik kita. AUM atau alat ungkap masalah yang saya tampilkan ini berisi 12 bidang masalah yaitu : (1) ekonomi, (2) ekonomi, (3) hobby dan rekreasi, (4) penyesuaian diri dan pergaulan, (5) agama dan moral, (6) kehidupan dan keluarga, (7) cita-cita dan masa depan, (8) penyesuaian diri dengan sekolah, (9) penyesuaian diri dengan kurikulum, (10) belajar, (11) menghadapi ujian (kesehatan mental), (12) muda-mudi. AUM yang saya tampilkan ini berisi 120 item pernyataan.

Sebagai catatan, item pernyataan yang ada di dalam AUM yang saya tampilkan ini bisa disesuaikan dengan permasalahan dan kondisi yang mungkin dihadapi siswa kita saat ini. sebagai catatan lagi, form analisis (exel) yang saya tampilkan untuk 35 user dan 40 user. jadi apabila jumlah user kurang atau lebih dari 40 user bisa saudara edit sendiri... (sampai saya membuat yang lebih fleksibel dan sederhana lagi, do'ain ya... hehehe..)

untuk instrumen AUM dan form analisisnya bisa di download disini:


terimakasih saudaraku sudah masuk di lapak ini.. semoga bermanfaat dan sampai berjumpa di postingan selanjutnya..